FORSGI Mamuju Matangkan Persiapan Piala Menpora III melalui Latihan Bersama dan Seleksi Pemain Usia Dini
Mamuju(18/2). Dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi Piala Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Piala Menpora) III (Ketiga) yang rencananya akan digelar di Jakarta, FORSGI Kabupaten Mamuju atau Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan latihan bersama sekaligus seleksi pemain usia dini pada Senin (16/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan berjenjang guna menyiapkan atlet sepak bola usia dini yang berkualitas dan berdaya saing.
Latihan bersama dan seleksi tersebut dilaksanakan di Lapangan Mini Soccer Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 pemain dari berbagai kelompok usia, yakni Usia 8 tahun (U-8), Usia 10 tahun (U-10), Usia 12 tahun (U-12), dan Usia 14 tahun (U-14). Para pemain merupakan binaan dari sekolah sepak bola dan komunitas sepak bola usia dini yang ada di Kabupaten Mamuju.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Provinsi Sulawesi Barat, Bambang Cahyadi, Ketua FORSGI Kabupaten Mamuju Saharuddin, pembina FORSGI Kabupaten Mamuju, serta jajaran pengurus harian. Kehadiran pengurus tingkat provinsi dan kabupaten tersebut menunjukkan keseriusan organisasi dalam mengawal proses pembinaan atlet sejak usia dini.
Ketua FORSGI Provinsi Sulawesi Barat, Bambang Cahyadi, menyampaikan bahwa latihan bersama dan seleksi ini merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam rangka menyiapkan pemain terbaik yang akan diproyeksikan mengikuti seleksi di tingkat provinsi hingga ke ajang nasional.
“Latihan bersama dan seleksi ini merupakan bagian dari proses pembinaan berjenjang yang kami dorong di seluruh kabupaten. Kami ingin memastikan bahwa pemain yang terpilih benar-benar siap secara teknik, mental, dan disiplin untuk menghadapi seleksi tingkat provinsi hingga Piala Menpora III di Jakarta,” ujar Bambang Cahyadi.
Selama kegiatan berlangsung, para pemain menjalani sejumlah materi latihan dan uji kemampuan yang dipantau langsung oleh tim pelatih dan pengurus FORSGI. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, meliputi teknik dasar, kemampuan fisik, kerja sama tim, serta pemahaman terhadap permainan sepak bola.
Berdasarkan hasil seleksi tersebut, FORSGI Kabupaten Mamuju bersama FORSGI Provinsi Sulawesi Barat menyepakati untuk memfokuskan pembinaan pada satu tim kelompok usia U-12 (Usia 12 tahun). Tim ini dinilai memiliki potensi yang cukup baik untuk dipersiapkan secara lebih intensif.
Ketua FORSGI Kabupaten Mamuju, Saharuddin, menegaskan bahwa fokus pembinaan pada tim U-12 merupakan langkah strategis agar proses pembinaan dapat berjalan lebih terarah dan maksimal.
“Dari hasil seleksi hari ini, kami sepakat untuk memfokuskan pembinaan pada satu tim U-12 yang akan menjalani Pemusatan Latihan atau Training Center (TC) khusus. Melalui TC ini, para pemain akan mendapatkan pembinaan yang lebih terarah, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental bertanding,” ungkap Saharuddin.
Ia berharap, melalui program pemusatan latihan tersebut, para pemain U-12 binaan FORSGI Kabupaten Mamuju dapat tampil optimal dan mampu bersaing pada seleksi tingkat provinsi yang direncanakan akan dilaksanakan sekitar satu bulan setelah Hari Raya Idul Fitri.
Melalui kegiatan ini, FORSGI Kabupaten Mamuju berharap dapat melahirkan generasi atlet sepak bola usia dini yang berprestasi, berkarakter, serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan sepak bola usia dini yang berkelanjutan.
