Bangun Kerukunan dan Kekompakan, Generus Bruno Raya Gelar Keakraban Outdoor di Puncak Kunyi
Polewali Mandar (30/6). Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Kebunsari, menggelar kegiatan Keakraban Generus Bruno Raya di kawasan Wisata Alam Puncak Kunyi, Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, pada Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang diikuti puluhan generasi penerus (Generus) Bruno Raya ini melibatkan peserta dari kalangan pra remaja hingga remaja. Mengusung konsep kegiatan luar ruangan (outdoor), acara tersebut bertujuan mempererat kebersamaan, menumbuhkan kerukunan, serta meningkatkan kekompakan antargenerus melalui berbagai aktivitas yang edukatif dan menyenangkan.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia sekaligus Ketua Generus, Angga Prayoga. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan keakraban merupakan agenda yang sangat penting karena memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter generasi penerus.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat mempererat kerukunan dan kekompakan sesama Generus. Biasanya kegiatan dilaksanakan di dalam ruangan, namun kali ini sengaja dibuat di alam terbuka agar suasananya lebih segar, tidak membosankan, dan tentunya lebih seru,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung sebagai bentuk kepedulian terhadap alam dan tanggung jawab bersama.
Suasana keakraban semakin terasa melalui berbagai permainan (games) yang dirancang untuk melatih kerja sama, komunikasi, dan kekompakan antarpeserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan memasak bersama, menikmati makan siang bersama, hingga bermain air di tepian sungai yang menjadi salah satu daya tarik Wisata Alam Puncak Kunyi.
Selain menjadi ajang rekreasi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi Generus agar semakin solid dan memiliki semangat kebersamaan dalam menjalankan aktivitas organisasi maupun kehidupan sehari-hari.
Panitia berharap, melalui kegiatan keakraban ini seluruh Generus Bruno Raya dapat semakin mengamalkan 29 Karakter Luhur Generus, khususnya sikap rukun, kompak, saling menghargai, dan bertanggung jawab, sehingga mampu menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia, berilmu, serta memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
