Kemah Kebangsaan CAI ke-47 LDII Polman Digelar Outdoor, Bupati Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Generus
Polewali Mandar (21/8). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Polewali Mandar menggelar kegiatan Kemah Kebangsaan CAI (Cinta Alam Indonesia) ke-47 secara outdoor di Wisata Alam Kalibiru, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Kegiatan Kemah Kebangsaan CAI ke-47 ini menjadi momentum istimewa bagi DPD LDII Polewali Mandar karena untuk pertama kalinya kegiatan CAI dilaksanakan dengan konsep outdoor. Kegiatan diikuti oleh generasi penerus (generus) dari sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII di wilayah Kabupaten Polewali Mandar.
Ketua DPD LDII Polewali Mandar, Saifuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Polewali Mandar serta Kepala Desa Batetangnga yang turut mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih atas kedatangan Bapak Bupati Polewali Mandar dan Kepala Desa Batetangnga. Kegiatan CAI ke-47 ini untuk pertama kalinya kami laksanakan secara outdoor dalam bentuk kemah kebangsaan,” ujarnya.
Menurutnya, para peserta nantinya diharapkan tidak hanya mendapatkan pengalaman selama mengikuti kegiatan, tetapi juga mampu membawa dan menyampaikan kembali materi yang diperoleh kepada generus di PAC masing-masing.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Sulawesi Barat, Rianto, mengapresiasi pelaksanaan CAI ke-47 yang dikemas dalam konsep outdoor. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan suasana berbeda bagi peserta sekaligus menjadi sarana belajar dan pembinaan yang lebih dekat dengan alam.
“Ini merupakan kegiatan CAI yang pertama kali dilakukan secara outdoor di Polewali Mandar. Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk lebih menikmati suasana alam sambil belajar, sehingga sesuai dengan semangat kegiatan kita, yaitu Cinta Alam Indonesia,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rianto juga membawakan materi mengenai karakter profesional dan religius serta penerapan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa perkembangan zaman yang semakin digital menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan dalam memahami dan menggunakan teknologi secara bijak.
“Sekarang kita berada di zaman yang serba digital. Kita dituntut untuk mampu memahami dunia digital, tetapi tetap harus memiliki karakter yang baik agar teknologi dapat digunakan untuk hal-hal yang positif,” tuturnya.
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kehadiran para generus yang mengikuti kegiatan dan menilai Kemah Kebangsaan CAI sebagai kegiatan positif yang memberikan banyak manfaat bagi generasi muda.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran para pemimpin di tengah masyarakat dapat menjadi semangat sekaligus motivasi dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik. Secara pribadi, ia juga menyambut baik pelaksanaan Kemah Kebangsaan CAI ke-47 yang dikemas secara outdoor karena memberikan suasana baru bagi para peserta.
Bupati menilai generasi muda ibarat bermata pisau, yang dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Oleh karena itu, pembentukan karakter menjadi hal penting agar generasi muda mampu menentukan arah dan menggunakan potensi yang dimiliki untuk kebaikan.
Menurutnya, Kabupaten Polewali Mandar dan Sulawesi Barat memiliki masyarakat dengan beragam latar belakang, suku, budaya, dan bahasa. Keberagaman tersebut hendaknya tidak menjadi penghalang, melainkan menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan dan kerukunan serta mendorong kemajuan Sulawesi Barat.
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk membangun relasi, memperkuat persaudaraan, serta membentuk akhlak yang baik,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan para peserta bahwa kesuksesan tidak dapat diraih secara instan. Menurutnya, keberhasilan membutuhkan proses, ketekunan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar.
Kemah Kebangsaan CAI ke-47 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan di alam terbuka, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, penguatan nilai kebangsaan, peningkatan kemampuan generasi muda, serta sarana mempererat silaturahmi antargenerasi penerus LDII di Kabupaten Polewali Mandar.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama kemah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diteruskan kepada generus di lingkungan masing-masing.
