Warta LDII Sulbar

LDII dan Cendikiawan NU Kunjungi Ponpes Al-Risalah Batetangnga Polman, Riset Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII

Polewali Mandar (3/2). Dalam rangka riset tentang LDII dan bagian dari penulisan buku “Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII di Indonesia” Cendikiawan muda Nahdlatul Ulama (NU), Dr. Ahmad Ali MD, M.A. melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga Kabupaten Polewali Mandar (Polman), pada Minggu (1/2/2026).

Kunjungan tersebut di pimpin langsung oleh Sekretaris DPW LDII Sulbar, Heri Agus Winarto S.pd., Ketua DPD LDII Polman, Saifuddin, S.Pd., M.Pd, dan Dr. Dwi Pramono, Lc., M.S.I. dari Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ahmad Ali MD menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menggali secara langsung peran LDII dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme melalui dakwah dan pendidikan keagamaan. “Riset ini dilakukan untuk melihat secara objektif bagaimana LDII berkontribusi dalam penguatan nasionalisme melalui dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat di berbagai daerah”, ujarnya.

Kunjungan tersebut disambut dengan baik oleh salah satu pendiri Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga, Dr. Abdul Gaffar Beddu, M.Th.I., bersama Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga, Dr. Muhammad Ali Rusdi Bedong, S.Th.I., M.H.I. Keduanya menyampaikan apresiasi atas silaturahim dan kunjungan akademik tersebut dan menyambut positif upaya riset yang dilakukan sebagai bagian dari penulisan buku tentang peran dakwah LDII dalam memperkuat nilai-nilai nasionalisme di Indonesia.

Sementara itu, Dr. Abdul Gaffar Beddu, menilai bahwa LDII selama ini dikenal aktif dalam menjalankan peran dakwah yang menyejukkan serta memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai nasionalisme. Ia juga menegaskan bahwa hubungan LDII dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan terjalin dengan baik.

“Saya berharap dengan terbitnya buku ini nantinya dapat menjadi rujukan dan acuan objektif, terutama ketika masih ada pihak-pihak yang mempersoalkan atau memberikan stigma negatif terhadap LDII”, harap Dr. Abdul Gaffar.

Sekretaris DPW LDII Sulbar, Heri Agus Winarto, S.Pd., menegaskan bahwa LDII senantiasa berkomitmen menjaga nilai kebangsaan dan persatuan dalam setiap aktivitas dakwahnya. “LDII memandang nasionalisme sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam. Oleh karena itu, dakwah yang kami lakukan selalu mengedepankan persatuan, toleransi, dan cinta tanah air,” jelasnya.

Melalui kunjungan dan dialog akademik tersebut, diharapkan riset yang dilakukan dapat memberikan gambaran utuh dan objektif mengenai peran LDII dalam dakwah, pendidikan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. Terbitnya buku “Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII di Indonesia” diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga menjadi rujukan bagi masyarakat luas dalam memahami LDII secara proporsional, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan ukhuwah antarumat beragama di Indonesia.

Kunjungan kemudian ditutup dengan penyerahan buku “Nilai-nilai Kebajikan Jamaah LDII”, kalender dan majalah nuansa sebagaiKunjungan tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan buku “Nilai-Nilai Kebajikan Jamaah LDII”, kalender, serta Majalah Nuansa sebagai bentuk silaturahmi, apresiasi, dan penguatan hubungan kelembagaan antara LDII dan Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *