Warta LDII Sulbar

LDII Polman Gelar Pengajian Akbar dan CKG, Perkuat Sinergi dengan Dinkes

Polewali Mandar (14/12). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar pengajian akbar secara luring dan daring via zoom. Pengajian tersebut dirangkaikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman di Aula Pondok Pesantren Miftahul Huda Wonomulyo, Polman pada Minggu (14/12).

Pengajian diikuti oleh ribuan peserta dari DPD LDII Kabupaten Polman, Majene, Mamuju dan Mamasa. Sedangkan yang mengikuti kegiatan secara ofline diikuti oleh warga LDII Polman.

Ketua DPD LDII Polman Saifuddin mengungkapkan pengajian akbar ini digelar setiap bulan sekali, namun pada bulan ini pengajian akbar dirangkaikan dengan CKG. “Sebenarnya kegiatan ini kami agendakan pada bulan lalu, namun pada saat itu bertepatan dengan kegiatan hari kesehatan nasional. Jadi akhirnya kami sepakat dilaksanakan pada bulan ini”, ungkapnya.

Selanjutnya ia juga menambahkan akan merancang kegiatan-kegiatan seperti ini yang dapat bermanfaat bagi warga LDII dan masyarakat umum. “Kami berharap ke Dinas Kesehatan ketika ada event-event tertentu yang mungkin bisa menjadi objek dari Dinas Kesehatan, LDII bisa dilibatkan dalam kegiatan itu. Sehingga manfaatnya bisa kami terima terutama kepada para jamaah”, tambahnya.

Kepala Dinkes Polman Mustaman mengungkapkan apresiasinya kepada LDII yang dapat menyelenggarakan kegiatan pengajian yang dirangkaikan dengan CKG. “Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Polewali Mandar yakni sehat untuk semua. LDII ini merupakan salah satu lembaga yang besar, sehingga Insya Allah akan siap mendampingi. Bahkan nantinya kami akan turunkan dengan dokter-dokter spesialis untuk pengobatan atau penyuluhan dan sebagainya”, ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan kepada masyarakat minimal satu kali cek kesehatannya dalam program CKG ini. “Kami berharap masyarakat yang sudah mengetahui program ini dapat menyebarkannya, sehingga semakin banyak warga datang ke posyandu untuk memeriksakan kesehatannya. Selain puskesmas, terdapat posyandu dan pos kesehatan terpadu (pustu) yang lebih dekat dengan masyarakat. Jadi, tidak ada lagi alasan untuk tidak memeriksakan kesehatan”, tegasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Wonomulyo Supriani mengungkapkan ucapan terima kasihnya kepada LDII karna telah dilibatkan dalam kegiatan CKG ini. “pemeriksaan hari ini meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, gula darah, kolesterol dan asam urat. Serta konsultasi dengan dokter, kemudian ketika ada masalah akan dilakukan rujukan ke Puskesmas untuk mendapatkan obat”, jelasnya.

Kegiatan pengajian juga dirangkaikan dengan penyuluhan kesehatan oleh dr. Nur Eka Afniati sebagai narasumber dari Dinkes. Penyuluhan tersebut bertema “gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit”.

Selanjutnya Peldi Ardi Wijaya sebagai salah satu peserta mengungkapkan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dirinya. “Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini saya bisa tau tentang kesehatan saya, mulai dari tensi, gula darah, kolesterol dan asam urat, alhamdulillah walaupun ada keluhan namun kata dokter semuanya normal”, ucapnya

Dengan digelarnya kegiatan ini diharapkan antara LDII Polman dan Dinkes dapat selalu bersinergi dalam mensukseskan program-program pemerintah dalam hal kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *