Warta LDII Sulbar

MUI Polman Hadiri Pengajian Umum LDII, Ajak Bangun Kebersamaan di Tengah Perbedaan

Polewali Mandar (15/2). Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menghadiri kegiatan pengajian umum yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Polman. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara luring di Aula Pondok Pesantren Miftaahul Huda Polman serta disiarkan secara daring melalui Zoom dan diikuti ribuan jamaah. Kegiatan itu berlangsung pada Minggu (15/2).

Peserta daring turut bergabung dari DPD LDII Kabupaten Majene, Mamuju, dan Mamasa. Pengajian diisi dengan materi tafsir Al-Qur’an, Al-Hadist Kutubussittahdan dan nasihat agama yang berkaitan dengan persiapan menyambut bulan suci Ramadan.

Ketua DPD LDII Polman, Saifuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa LDII selama ini terus membangun komunikasi dan silaturahim dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. “Selama ini LDII senantiasa bersilaturahim dan mendukung program-program pemerintah, termasuk CKG. Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah”, ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pengajian LDII Polman sebelumnya pernah dihadiri oleh Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Polman serta Ketua MUI Provinsi Sulawesi Barat sebagai bentuk sinergi dan komunikasi yang baik antar lembaga keagamaan.

Sementara itu, Ketua MUI Polman, KH. Abdul Syahid Rasyid, mengungkapkan pentingnya menjaga persatuan di tengah adanya perbedaan dalam menjalankan ajaran agama. “Meskipun dalam menjalankan agama terdapat banyak perbedaan, kita harus tetap membangun kebersamaan dan menjaga persatuan”, ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pengajian umum tersebut yang dinilainya sangat positif, terlebih karena dilaksanakan secara rutin setiap bulan. “Pengajian seperti ini sangat baik, apalagi dilaksanakan secara rutin. Ini menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah dan menambah pemahaman keagamaan masyarakat” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW LDII Sulawesi Barat, Rianto, Ketua MUI Kecamatan Wonomulyo, Sagusno, serta Komisi Fatwa MUI Kecamatan Wonomulyo, Abdul Rohman.

Ketua MUI Kecamatan Wonomulyo, Sagusno, dalam kesempatan itu juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pengajian umum dapat menjadi sarana penting dalam membekali dan menambah ilmu agama bagi masyarakat. “Pengajian ini sangat bermanfaat karena dapat membekali masyarakat dengan ilmu agama yang benar serta memperkuat keimanan dalam menyambut bulan Ramadan”, tuturnya.

Dengan terselenggaranya pengajian umum tersebut, diharapkan sinergi antara LDII dan MUI di Kabupaten Polewali Mandar semakin kuat dalam membina umat serta menjaga kerukunan antarumat beragama. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan itu menjadi bukti bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk terus mempererat silaturahim dan membangun kebersamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *