Riset Buku Nasionalisme, Dr. Ahmad Ali MD, M.A. Bersama LDII Kunjungi Kesbangpol Sulbar
Mamuju (31/1). Dalam rangka riset penulisan buku “Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII di Indonesia”, Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU) Dr. Ahmad Ali MD, M.A. bersama jajaran Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) melakukan kunjungan ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat pada Jumat (30/1).
Rombongan dipimpin Ketua DPW LDII Sulawesi Barat, Rianto, S.Pd.I., dan diikuti Ketua DPD LDII Kabupaten Mamuju H. Bambang Cahyadi, S.T., M.Si., serta Dr. Dwi Pramono, Lc., M.S.I. dari Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Muh. Darwis Damir, S.E., M.M.
Dalam diskusi tersebut, Dr. Ahmad Ali MD menegaskan bahwa nasionalisme merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam dan harus terus diperkuat melalui dakwah yang moderat dan konstrukti. “Nasionalisme dalam Islam adalah kesadaran untuk menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan merawat keutuhan bangsa. Dakwah ormas Islam, termasuk LDII, memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan nilai keislaman berjalan seiring dengan nilai kebangsaan,” tegas Dr. Ahmad Ali.
Ia menambahkan bahwa riset yang tengah dilakukannya ingin mendokumentasikan praktik-praktik dakwah LDII yang berkontribusi nyata dalam memperkuat nasionalisme di tengah masyarakat. “Saya melihat LDII memiliki basis dakwah yang kuat di akar rumput. Ini penting dicatat secara akademik agar publik memahami bahwa dakwah keagamaan juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas dan persatuan nasional,” ujarnya.
Ketua DPW LDII Sulawesi Barat, Rianto, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Kesbangpol Sulbar terhadap kunjungan tersebut. Menurutnya, dialog seperti ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara ormas dan pemerintah.
“Kami mengapresiasi sambutan hangat dan keterbukaan Kesbangpol Sulbar. Ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi dan sinkronisasi program LDII dengan kebijakan pemerintah daerah,” ucap Rianto.
Rianto juga menegaskan komitmen LDII untuk terus berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa melalui dakwah yang menyejukkan dan kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Muh. Darwis Damir, mengungkapkan bahwa pihaknya memang berencana melakukan kunjungan ke berbagai partai politik dan organisasi kemasyarakatan, termasuk LDII, guna memastikan ormas yang terdaftar aktif dan berkontribusi positif.
“Tahun 2025 tercatat sebanyak 662 organisasi kemasyarakatan terdaftar di Sulawesi Barat. Kami berharap ke depan dapat bersinergi dengan LDII dan ormas lainnya dalam berbagai kegiatan sosial dan kebangsaan,” ujar Darwis.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dari rangkaian riset Dr. Ahmad Ali MD sekaligus memperkuat sinergi antara LDII dan Kesbangpol Sulbar dalam upaya menanamkan nilai nasionalisme dan menjaga keutuhan Bangsa.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan buku “Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII”, kalender, serta Majalah Nuansa sebagai simbol pertukaran wawasan dan penguatan hubungan kelembagaan antara LDII dan Kesbangpol Sulbar.
