LDII Polman Gelar Pengajian Generus Usia Pranikah, Bekali Generasi Muda Raih Sukses Dunia dan Akhirat
Polewali Mandar (25/10). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar pengajian generasi penerus (generus) usia pranikah pada Minggu (25/10). Kegiatan tersebut berlangsung secara luring di Aula Pondok Pesantren Miftaahul Huda, Kabupaten Polman, sebagai upaya membekali generasi muda dengan pemahaman agama dan persiapan membangun kehidupan rumah tangga.
Pengajian ini diikuti oleh generus usia pranikah dari DPD LDII Kabupaten Polman dan Majene secara luring. Sementara itu, generus LDII Kabupaten Mamuju mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom yang terhubung dengan enam titik lokasi.
Dalam penyampaiannya, H. Bukhori selaku pemateri menjelaskan bahwa pernikahan merupakan salah satu jalan yang dapat menjadi sebab datangnya rezeki dari Allah SWT. Oleh karena itu, kehidupan rumah tangga perlu dibangun dengan landasan keimanan, doa, serta tanggung jawab dalam menjalankan peran masing-masing.
Ia juga menjelaskan bahwa istri yang salehah dapat menjadi salah satu sebab datangnya kebarokahan dan rezeki bagi suaminya, baik melalui doa yang senantiasa dipanjatkan, kemampuan mengelola nafkah yang diberikan suami dengan baik, maupun dukungan dalam mencari penghidupan atau maisyah.
“ Istri yang salehah adalah istri yang menjadi penyebab datangnya rezeki untuk suaminya, baik melalui doa yang selalu dia panjatkan untuk suaminya, mengelola harta nafkah pemberian suami dengan baik, maupun dengan ikut membantu suami mencari maisyah,” ujarnya.
Lebih lanjut, H. Bukhori mengajak generus usia pranikah untuk memiliki cita-cita yang jelas, tidak hanya dalam urusan dunia, tetapi juga dalam meraih kesuksesan akhirat. Menurutnya, generasi muda perlu mempersiapkan masa depan dengan bersungguh-sungguh dalam pendidikan, pekerjaan, dan ibadah.
Bagi generus yang masih menempuh pendidikan, ia berpesan agar bersungguh-sungguh dalam belajar, berusaha meraih prestasi, dan mendapatkan hasil akademik yang baik. Sementara itu, bagi generus yang telah bekerja, ia mengingatkan pentingnya menjadi pekerja yang amanah, jujur, disiplin, bersungguh-sungguh, dan profesional.
“Untuk meraih cita-cita dunia, generus yang masih menempuh pendidikan harus bersungguh-sungguh dalam belajar, menjadi pelajar berprestasi, dan memperoleh nilai yang baik. Bagi yang sudah bekerja, jadilah pekerja yang amanah, jujur, disiplin, bersungguh-sungguh, dan profesional,” jelasnya.
Selain kesuksesan dunia, ia menekankan pentingnya mempersiapkan kehidupan akhirat dengan meningkatkan kesungguhan dalam beribadah. Menurutnya, keseimbangan antara usaha meraih keberhasilan dunia dan ketaatan kepada Allah SWT menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menjalani kehidupan.
Melalui pengajian ini, diharapkan generus usia pranikah dapat meningkatkan pemahaman agama serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis serta meraih kesuksesan dunia dan akhirat.
