Warta LDII Sulbar

LDII Sulbar Salurkan Semangat Berbagi Melalui 170 Sapi dan 22 Kambing Kurban

Polewali Mandar (27/5). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Shalat Iduladha 1447 Hijriah di 37 titik yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Barat, Rabu (27/5).

Ketua DPW LDII Sulbar, Rianto, menyampaikan bahwa momentum Iduladha bukan hanya menjadi ibadah ritual semata, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antarmasyarakat melalui ibadah kurban.

“Kurban hadir bukan hanya sekadar ritual darah, melainkan sebagai instrumen keadilan ekonomi. Daging kurban yang kita bagikan adalah pernyataan sikap bahwa kita menolak kenyang sendirian. Ini adalah bentuk redistribusi kekayaan yang tulus,” ujarnya.

Rianto menambahkan, Iduladha 1447 H menjadi momentum untuk menyembelih sifat pelit dan egoisme di tengah gaya hidup masyarakat yang semakin konsumtif.

Pada pelaksanaan kurban tahun ini, DPW LDII Sulbar menyembelih sebanyak 170 ekor sapi dan 22 ekor kambing dengan estimasi nilai mencapai lebih dari Rp2 miliar.

Menurut Rianto, daging kurban tersebut didistribusikan kepada warga fakir miskin, masyarakat sekitar, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama di berbagai daerah di Sulawesi Barat.

Selain menjadi bentuk ibadah, kegiatan kurban juga menghadirkan semangat gotong royong dan kebersamaan antarwarga. Mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging, seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara bersama-sama dengan penuh kekeluargaan.

Dalam momentum Iduladha tersebut, di salah satu titik penyembelihan kurban yang berada di lingkungan Masjid Miftaahul Huda, Desa Sumberjo, hadir tim dari Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Polewali Mandar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban serta memastikan kelayakan daging sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Salah satu dokter hewan, Siti Maryam, menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap sembilan ekor sapi yang disembelih di lokasi tersebut.

“Dari sembilan ekor sapi tersebut, hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya kelainan pada organ hati, paru-paru, maupun limpa. Sehingga organ-organ tersebut dinyatakan layak untuk diedarkan dan dikonsumsi,” ungkapnya.

Melalui perayaan Iduladha tahun ini, LDII Sulbar berharap nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keberadaan kurban benar-benar mampu menghadirkan manfaat dan kebahagiaan bagi sesama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *