Warta LDII Sulbar

Sapi Milik Warga LDII di Polman Terpilih Jadi Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo

Polewali Mandar (9/5). Kebahagiaan menyelimuti Iskandar Ngani, warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Sapi miliknya terpilih sebagai hewan kurban bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Sapi jenis Simental bernama Bima tersebut memiliki bobot mencapai 1.053 kilogram. Presiden Prabowo membelinya dengan harga Rp110 juta.

Iskandar Ngani mengaku bersyukur dan bangga atas terpilihnya sapi yang telah dipeliharanya selama ini sebagai hewan kurban Presiden Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, saya sangat senang sekali sapi yang saya pelihara bisa dipilih sebagai hewan kurban Bapak Presiden,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban Presiden, sapi miliknya harus melalui proses seleksi yang cukup ketat. Dari sekitar 20 ekor sapi yang masuk dalam daftar calon hewan kurban Presiden di Provinsi Sulawesi Barat, hanya empat ekor yang akhirnya terpilih, termasuk sapi miliknya.

“InsyaAllah, sapi saya akan disembelih di Masjid Jami Polewali,” tuturnya.

Sementara itu, Andrian Hendri Prayoga selaku perawat sapi Bima mengungkapkan bahwa merawat sapi dengan ukuran besar membutuhkan perhatian khusus dan ketelatenan.

“Merawat sapi besar memang memiliki tantangan tersendiri. Kami harus ekstra hati-hati karena sapi dengan bobot besar rentan terserang penyakit. Nafsu makan juga harus dijaga agar tetap stabil, dan setiap pagi serta sore hari sapi dimandikan,” jelasnya.

Menurut Andrian, keberhasilan Arjuna menjadi hewan kurban Presiden tidak terlepas dari perawatan intensif, pemberian pakan berkualitas, serta pemantauan kesehatan secara rutin.

Terpilihnya sapi milik warga LDII Polman ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Iskandar Ngani dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat Polewali Mandar. Momen ini sekaligus menunjukkan bahwa peternak lokal mampu menghasilkan ternak unggulan yang memenuhi standar nasional dan layak dipercaya sebagai hewan kurban Presiden Republik Indonesia.

Dengan keberhasilan tersebut, diharapkan semakin banyak peternak di daerah yang termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya, sehingga mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor peternakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *